1. Hanya orang-orang Yahudi yang manusia, sedangkan orang-orang non-Yahudi bukanlah manusia, melainkan binatang.
2. Orang-orang non-Yahudi diciptakan sebagai budak untuk melayani orang-orang Yahudi.
3. Angka kelahiran orang-orang non-Yahudi harus ditekan sekecil mungkin.
4. Orang-orang non-Yahudi harus dijauhi, bahkan lebih dari pada babi yang sakit.
5. Tuhan (Yahweh) tidak pernah marah kepada orang-orang Yahudi, melainkan hanya (marah) kepada orang-orang non-Yahudi.
6. Di mana saja mereka (orang-orang Yahudi) datang, mereka akan menjadi pangeran raja-raja.
7. Terhadap seorang non-Yahudi tidak menjadikan orang Yahudi berzina. Bisa terkena hukuman bagi orang Yahudi hanya bila berzina dengan Yahudi lainnya, yaitu istri seorang Yahudi. Istri non-Yahudi tidak termasuk.
8. Tidak ada istri bagi non-Yahudi, mereka sesungguhnya bukan istrinya.
9. Orang-orang Yahudi harus selalu berusaha untuk menipudaya orang-orang non-Yahudi.
10. Jika dua orang Yahudi menipu orang non-Yahudi, mereka harus membagi keuntungannya.
11. Tetaplah terus berjual beli dengan orang-orang non-Yahudi, jika mereka harus membayar uang untuk itu.
12. Tanah orang non-Yahudi, kepunyaan orang Yahudi yang pertama kali menggunakannya.
13. Setiap orang Yahudi boleh menggunakan kebohongan dan sumpah palsu untuk membawa seorang non-Yahudi kepada kejatuhan dan kebinasaan.
14. Kepemilikan orang non-Yahudi seperti padang pasir yang tidak dimiliki; dan semua orang (setiap Yahudi) yang merampasnya, berarti telah memilikinya.
15. Orang Yahudi boleh mengeksploitasi kesalahan orang non-Yahudi dan menipunya.
16. Orang Yahudi boleh mempraktekkan riba terhadap orang non-Yahudi.
17. Ketika Messiah (Al-Masih Dajjal) datang, semuanya akan menjadi budak-budak orang Yahudi.
Lantas masih percayakah kita kepada Yahudi?? Tidakkah kita berprasangka buruk kepada mereka??
Sumber : EraMuslim Digest, Islamic Thematic Handbook (GENESIS OF ZIONISM), Edisi Koleksi 6, hal. 74-77).

0 comments:
Post a Comment