Adieu!

Posted by

oleh Anhar Dana 'Dajju' Putra pada 1 Desember 2011 pukul 1:46

Malam ini,



Sebelum terbenam terlalu larut dalam utopi

dan sebelum november berlalu pergi

Aku memilih untuk tak lagi ditemani

oleh rasa yang berarti tapi tak mampu ku beri arti

menandai usainya sebuah ironi

tentang rasa tak berdefenisi

yang selama ini menggerogoti

seluruh energi,

diri dan mimpi



Malam ini,



Pada pusara tanpa batu nisan dan nama,

akan kukuburkan rasa dalam-dalam,

bukan karena telah mati,

tapi karena tak sepatutnya dihidupi.



Pada altar tanpa cawan suci dan darah,

ingin kukorbankan rasa pelan-pelan,

bukan karena tak lagi menyinari,

tapi karena pasti akan menyakiti.



Dan,



Selayaknya pusara dan batu nisan yang selalu digenangi air mata

selayaknya ritual pengorbanan yang selalu digaungi rintihan

begitu pula hati ketika menapaki kenosis

begitu pula diri ketika menjalani pengosongan

ada air mata

ada rintihan

ada takut

menjalari seluruh sendi-sendi ragawi dan rukhawi



Diatas semuanya,

Ada doa untuk datangnya kerelaan

sebab kerelaan adalah gerbang kemuliaan

untuk bisa sampai pada titik puncak segala rasa,

titik mahabbah

titik dimana segala pencinta bersurga



Namun,

sebelum segala kompleksitas itu kulakoni,

ijinkan aku berdansa denganmu sebentar saja malam ini,

cukup malam ini saja,

lalu sudah,

dan aku berjanji akan pergi..

tanpa perlu menjauhi..



Penghujung November 2011,

Anhar Dana Putra


Demo Blog NJW V2 Updated at: 09:02

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.

Flexible Home Layout

Tabs

Main menu section

Sub menu section